Ada Tanjidor, Tabuik & Roti Buaya di Pernikahan Intan

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

JAKARTA - Jika banyak selebriti memilih budaya internasional saat menikah, tidak begitu dengan Intan Nuraini dan Donny Azwan Putra. Keduanya justru lebih senang mengangkat budaya sendiri, Sumatera Barat dan Betawi. 

"Aku enggak kepikiran ya, karena sayang banget budayanya unik, bajunya juga cantik.
Karena kita dari dua budaya berbeda, Donny dari Sumatera Barat, saya dari Betawi. Kita ingin mengakplikasikan dari dua budaya," kata Intan saat ditemui di Gedung Dhanapala Departemen Keuangan, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2011).

Proses pernikahan tersebut memakai iringan gendang tabuik dan tanjidor. Di antara nuansa Minang turut terselip hantaran roti buaya yang berasal dari Betawi.

"Iring-iringan pakai gendang tabuik dan tanjidor. Mewakili dua budaya, tadi ada roti budaya dibawa keluarga Donny dari Padang, jadi unik, kolaborasi budaya," jelas Intan bangga.

Untuk acara pernikahannya, kedua pasangan ini mempercayai Event Orginizer (EO) Rina Gunawan. Bahkan untuk busana pernikahan berwarna gold merupakan masukan dari Rina.

"Kita melihat dari internet, tanya teh Rina, kalau gold itu warna mewah, jadi masuk ke siang dan malam, jadi kita pilih ke gold," paparnya.

Sebanyak 1.200 undangan menghadiri dalam pesta pernikahan mewah itu. Di antara tamu undangan tampak beberapa jajaran artis seperti Asmirandah, Faang 'Wali', Verlita Evelyn, dan artis cilik Umay.(nsa)

30 Oct, 2011


--
Source: http://celebrity.okezone.com/read/2011/10/30/33/522397/ada-tanjidor-tabuik-roti-buaya-di-pernikahan-intan
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com