Apa Kata Mereka Soal 'SIMFONI LUAR BIASA'? (III)

Tidak hanya dua, mungkin ribuan jempol pantas diberikan untuk karya anak negeri yang satu ini. Selain sukses di negeri sendiri, SIMFONI LUAR BIASA juga menuai sukses di negeri jiran, seperti Filipina, yang merupakan asal pemain utamanya, Christian Bautista.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, respon masyarakat pun sangat positif terhadap film ini. berbagai komentar seru yang telah diulas sebelumnya, ternyata belum semua. Masih ada lagi tanggapan masyarakat yang mengungkapkan betapa luar biasanya film ini.

Somy Andriyanto: "Simple, Entertaining and so Inspiring. Great Works..!"

Santosa Hadi W santosa: "Idealisme yg di sampaikan dalam cerita yg mudah dicerna, soft cocok untuk segala umur. Btw, Jayden perubahan idealisme ga begitu kentara antara sebelum sayang anak2 dan setelahnya ..dari awal penampilannya udah cool (imho ) Layak di koleksi jika ada versi dvd-nya."

Setiana: "Cukup memberikan inspirasi dan menyentuh emosi secara mendalam."

Ahmad Muwafiq: "film nya josh...."

Agus Salim: Great Story and themes . . Mustinya film dengan tema keluarga dan sosial seperti ini yang patut lebih sering diproduksi di Indonesia. Jadi bukan nya sekedar mengejar profit dr pendapatan penanyangan film tanpa memperdulikan isi cerita seperti film2 horror indonesia saat ini kayak "Kuntilanak Keramas Datang Bulan di Puncak" . . what a cheap horror movie. Great works, saya harap akan muncul film2 kelanjutan dengan tema dan cerita yang lebih mendidik sekaligus menghibur seperti SLB ini . ."

Unis Badri: Sangat bagus :-D, Kalo menurutku ini film yang saat ini jarang diindonesia ya, tema yang diangkat patut diacungi jempol,, tidak seperti kebanyakan film indonesia dimana yang diangkat kebanyakan tentang pacaran atau percintaan atau hantu2 ^_^,, lalu masalah yang disorot juga,, masalah sosial, sisi lain dalam kehidupan sosial (mengangkat kehidupan anak2 dengan kebutuhan khusus), sangat beda sekali dibandingkan film2 yang sedang mainstream diindonesia (apalagi yang pocong2an atau kuntilanak2an), plotnya juga bagus, dan yang paling sip lagi kata2 yang ada dalam film itu, banyak kata2 yang sangat dalam dan menyentuh :). bravo dah..., :-) harapanku akan banyak film2 seperti ini yang akan diproduksi diindonesia,, biar dunia perfilman indonesia semakin maju dalam segi isi seperti film ini, dengan mengetengahkan sisi lain dari kehidupan sosial,, plus banyak kata2 yang sangat bijak diucapkan oleh aktor dalam banyak adegan serta pesan moral yang sarat dengan motivasi dan inspirasi..., semoga kedepannya bisa menonton film produksi indonesia dengan isi seperti ini terus dah :),,."

Doni Kuntoro: "Cerita yang dikemas dalam film ini memiliki nilai kemanusiaan yang sangat kental, walaupun berbahasa inggris nilai-nilai Indonesianya tidak berkurang sedikitpun, secara keseluruhan film ini bisa memberikan kesan yang kuat akan pentingnya menghargai sesama manusia, dan semua manusia bisa mencapai apa yang mereka inginkan, film yang bagus dan bersinar di tengah2 film hantu dan gadis2 sexy yang lagi booming sekarang. Great Movie..."

Eko Triono: "Saya kira awalnya bikin tambah bikin ngantuk. Tapi ternyata malah bikin melek. Mengharukan tapi juga menghibur dan tentunya memotivasi kita semua. Masih kepikiran bagaimana caranya bawa wc ke kelas. :P."

Fajar Adhityo Nugroho: "Adegan terakhirnya sangat menyentuh, emosinya juga dapat terutama saat adegan kakak Zaki manggil idiot (jadi pengen nampol tuh mulut) serta orang tua Zaki yang kurang menganggap SLB kayak penitipan anak. Meski ada beberapa part di tengah-tengah yang kurang diangkat secara detail, tapi secara keseluruhan sangat menginspirasi dan penuh motivasi."

Kyan Mada: "Tema yang diangkat bagus, banyak pesan moral, motivasi yang menggugah, menyentuh emosi serta mengharukan saat ending. sedikit menghibur dengan disertai bumbu pemaksaan bahasa :D."

Novrizal Herdananto: "Film yg sangat menyentuh dan penuh pesan.. harusnya dibuat nobar wajib di sekolah2, agar anak2 sekarang lebih menghargai autism..

Moch. Sholichul Huda: "Menyentuh.... sosialis... like this. +1."

Sugara Wibowo: "Ini yang disebut 'Pelajaran Bagi Kehidupan'.

Mohammad Shoifudin: "Cukup memberi inspirasi, and secara singkat I can say Mantap tenan..."

Arif Setyawan: "Film yang bagus buat mental, jiwa dan raga :D MERDEKA... Unsur yang tidak banyak disentuh film indonesia, sosial, anak spesial, motivasi. Like this +1."

Novita: Cerita Film SLB sangat Bagus, Penuh nilai untuk saling menghargai dan perjuangan seorang Guru dalam mendidik tidak mudah harus penuh kesabaran serta harus bisa memahami karakter dan keinginan muridnya yg mempunyai keterbelakangan mental/fisik. Adegan yang paling mengharukan dan pingin nangis saat perpisahan antr seorang Guru musik dan muridnya di Airport. Andaikan adegan untuk persiapan/latihan menyanyi sebelum menghadapi kontes ada pasti lebih seru.

Wandi: "Waktu Ibu kepsek pesimis karena jangka waktu persiapan lomba yang hanya 2 bulan, jayden tetap optimis karena percaya dengan kemampuan murid2 nya.... keren2..."

Selain berbagai komentar unik yang disampaikan tersebut, tentunya masih banyak aspirasi lain yang bisa kita baca dan kita gali. Tanggapan tersebut tentu saja belum merangkum semua kedahsyatan film ini. Bercerita tentang kehidupan anak-anak berkebutuhan khusus, menjadikan film ini layak menjadi tontotan wajib. Salut untuk SIMFONI LUAR BIASA!

EITS! KOMENTAR YANG INI JUGA JANGAN SAMPAI KETINGGALAN!!!
(kpl/ris)

06 Oct, 2011


--
Source: http://id.omg.yahoo.com/news/apa-kata-mereka-soal-simfoni-luar-biasa-iii-085600603.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com