Hanung Bramantyo Ketagihan Bikin Film Daerah

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

PALEMBANG - Sukses dengan film Sang Pencerah yang mengambil latar belakang kebudayaan Jawa, kini Hanung Bramantyo kembali menyutradarai film Pengejar Angin dengan setting Sumatera Selatan.
 
Bagi Hanung menggarap sebuah film dengan mengambil setting kebudayaan, menjadi Sebuah tantangan tersendiri bagi seorang sutradara untuk membuat film yang mengambil tema dan setting bervariasi.
 
Film yang diproduksi Pemprov Sumsel itu, menceritakan semangat dan perjuangan masyarakat Sumatera Selatan di era modern ini. Dengan dibintangi pemain senior seperti Mathias Muchus, Wanda Hamidah, Lukman Sardi, Agus kuncoro, dan Qausar HY, serta pemain lokal Siti Helda Meilita.
 
Menurut Hanung, Pengejar Angin adalah sebuah seruan pengharapan dari semua orang yang sepertinya terlahir jauh dari indahnya mimpi.
 
"Ini adalah cerita perjuangan seoraang anak dalm meraih mimpi dan penemuan jati diri," kata Hanung kepada okezone saat peluncuran film Pengejar Angin di 21 Palembang Indah Mall, Selasa (1/11/2011) malam.
 
Film yang sarat dengan kebudayaan Sumatera Selatan berdurasi 114 menit ini, menghabiskan biaya produksi kurang lebih Rp9,2 miliar, diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk datang ke Sumataera Selatan, lewat keindahaan alam yang dimiliki.
 
"Kita benar-benar menikmati selama proses pembuatan film ini, apalagi orang lokal sini sangat enak diajak kerjasama saat pengambilan gambar di daerah yang agak terpencil," tandas Hanung.
(efi)

02 Nov, 2011


--
Source: http://celebrity.okezone.com/read/2011/11/02/206/523662/hanung-bramantyo-ketagihan-bikin-film-daerah
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com