Penyanyi Korea Ini Pernah Diludahi Orang AS

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

SEOUL - Park Jung Hyun mengaku selama bertahun-tahun menjadi korban rasisme orang-orang Amerika Serikat, saat menimba ilmu di negeri Paman Sam itu.

Akibat rasisme itu, penyanyi kelahiran Los Angeles, 23 Maret 1976 ini terpaksa hidup dalam ketakutan.

"Aku diejek begitu banyak orang karena penampilanku sehingga saya membenci wajahku sendiri," aku Park Jung Hyun seperti dinukil Soompi, Kamis (17/11/2011).

Tidak dipungkiri Park Jung Hyun, saat menetap dan sekolah di Amerika, dia sulit memiliki banyak teman karena dia sangat pemalu.

"Saya mengalami kesulitan mendapatkan  teman karena saya begitu pemalu. Setiap kali saya melihat drama dan film dibintangi Amerika, saya mengagumi kelopak mata besar mereka. Saya pikir mereka sangat cantik. Korea tidak dikenal di era 80-an dibandingkan dengan sekarang," ceritanya.

Di sekolahnya, Park Jung Hyun dan dua adiknya mengaku sangat dikenal lantaran dianggap berbeda dengan orang-orang Amerika.

"Di sekolahku hanya memiliki tiga orang Asia, sehingga kita menjadi sasaran intimidasi. Mereka akan meregang dan menarik mata kami dan meludahi kami. Itu sangat menakutkan dan rasisme itu sangat kejam. Aku tidak pernah bicara di sekolah dan satu-satunya waktu saya membuka mulut saya adalah ketika saya menjawab pertanyaan guru," keluhnya.(efi)

17 Nov, 2011


--
Source: http://celebrity.okezone.com/read/2011/11/17/33/530639/penyanyi-korea-ini-pernah-diludahi-orang-as
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com