Beta Cinta Indonesia Tanda Empat Dekade Guruh Berkarya

TRIBUNNEWS.COM - Menandai mahakarya Guruh Sukarno Putra dalam berkesenian Beta Cinta Indonesia digelar. Perhelatan seni ini diadakan 21 - 23 Oktober 2011 di Teater Jakarta -  Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Ya, pertunjukkan ini menandai telah empat dekade, Guruh Sukarno Putra telah berkreasi, mencipta dan berjuang dalam seni dan budaya Indonesia.

Lagu KembalikanBaliku dengan meraih Kawakami Award dan Audience Selections Award di World Popular Song Festival 1987 di Tokyo, Jepang, menjadi tanda kalau Guruh berhasil mengangkat nama Indonesia di dunia seni internasional.

Di bawah naungan Swara Mahardika, Guruh juga berhasil melahirkan ratusan artis yang sekarang sukses.  Maka tidaklah berlebihan jika Guruh Sukarno Putra menyandang predikat sang Maestro Seni dan Budaya Indonesia.
 
Berbagai pergelaran berhasil menarik banyak perhatian masyarakat antara lain Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarno Putera 1 (1979), Untukmu Indonesiaku (1980), Cinta Indonesia (1984), Gilang Indonesia Gemilang (1986), Pergelaran Kolosal: Gempita Swara Mahardhika dalam rangka 10 tahun Swara Mahardika (1987).

"Buat saya, seni adalah salah satu alat perjuangan. Perjuangan untuk bangsa, dan lebih luas lagi perjuangan untuk kemanusiaan secara mendunia. Tampilnya pergelaran ini adalah desakan dari ratusan seniman untuk menampilkan kembali karya saya serta memberikan motivasi bagi anak-anak Negeri, " ujar Guruh dalam rilisnya kepada Tribunnews.com.  

Selain itu pertunjukkan kolosal `JakJakJakJak' Jakarta dalam rangka ulang tahun Jakarta ke 462 tahun, Legong Surapati (1998), Konser 100 Tahun Bung Karno (2001), Sri Panggung (2002), Lelaki Super (2003) dan terakhir kaliMahadaya Cinta (2005) senantiasa bersemayam di peraduan naluri insan yang mencintai seni.
 
Kali ini menggandeng Djarum Apresiasi Budaya yang selama ini terbukti setia mendukung hal-hal yang bersinggungan dengan seni dan budaya Indonesia - untuk bersama mewujudkan kelestarian Budaya Khas Indonesia agar dapat dinikmati serta dilanjutkan kepada generasi penerus melalui pergelaran "Beta Cinta Indonesia".

"Semoga pergelaran ini selain menghibur juga dapat mengingatkan kembali akan kekayaan keragaman seni budaya di Indonesia dan membuat kebanggaan bagi para pekerja seni yang terlibat dan juga penonton, bahwa seni pertunjukkan di Indonesia tidak kalah dibandingkan dengan diluar negeri" tutur Renitasari, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
Berdurasi sekitar 120 menit, pergelaran dengan aransemen musik yang telah diperbaharui oleh Erwin Gutawa ini dimeriahkan oleh para penari pilihan yang didukung pula penggunaan teknik-teknik panggung yang moderen.

21 Oct, 2011


--
Source: http://id.omg.yahoo.com/news/beta-cinta-indonesia-tanda-empat-dekade-guruh-berkarya-122110561.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com