Mas Ubai Harus Beri Kebebasan Jeng Reni Berkarir

TRIBUNNEWS.COM -  Kangjeng Pangeran Harya Yudanegara atau mas Ubai mendapat pesan khusus dari Gusti Kangjeng Ratu Hemas. Pesannya ini terkait perananan seorang istri. Hmm, apa ya pesannya?

Kepada mantunya ini Hemas meminta  agar Reni masih bisa diberi kebebasan berkarir. :angan sampai setelah menikah hanya mengurus rumah tangga saja. Namun, tugas rumah tangga juga jangan ditinggalkan," ujar Hemas saat upacara pamitan.

Reni berpesan agar bisa mengelola manajemen keuangan dengan cermat. Sebab perempuan itu yang bersentuhan langsung, untuk memanage dan merencanakan rumah tangga. Semisal akan berencana punya anak, pastilah ia harus bisa  merencanakan seberapa besar kemampuanya.  Dan untuk sederhana misalnya mau piknik atau mau beli furniture,  pasti perempuan yang punya planning mau kemana, berapa uang yang harus dikeluarkan untuk itu.

"Harus bisa memanage keuangan, karena perempuan yang mengatur kesehariannya, mengelola keuangan dengan cermat," katanya.

Dalam kehidupan sosial, Jeng Reni juga diharapkan bisa mengambil peran, seperti sekarang ini sudah terlibat dalam organisasi kerajinan, dan organisasi olahraga sepatu roda.

"Sultan itu ingin agar anak-anaknya bisa terlibat organisasi, seperti Pembayun dan Jeng Ita, yang sudah terlibat organisasi," ucapnya.

Hemas juga bangga pada putrinya karena sudah mampu membangun usaha sendiri. Ia mengumpulkan modal dari hasil bekerja di Swiss. Dari modal yang terkumpul itu, Jeng Reni membuka butik Baticoo di sebuah mal di Jakarta.

"Semua dikerjakan sendiri mulai dari modal, cari perajin, sampai mengelola butiknya, itu yang buat saya bangga," katanya.

19 Oct, 2011


--
Source: http://id.omg.yahoo.com/news/mas-ubai-harus-beri-kebebasan-jeng-reni-berkarir-124738511.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com